Konsumen Video Online Semakin Besar, Bisakah Televisi Bertahan?


0
Share via
2 shares

Saat ini penonton televisi semakin menurun setiap tahunnya. Selain karena kesibukan yang membuat kita semakin jarang di rumah, perkembangan internet serta penyedia layanan streaming menjadi faktor yang juga berpengaruh.

Banyaknya konten yang dihadirkan melalui layanan streaming seperti Youtube, Netflix, iflix, dan lain sebagainya membuat masyarakat menjadi memiliki alternatif hiburan yang bisa diakses lebih mudah kapanpun dan dimanapun mereka mau.

Kebiasaan untuk bisa mengakses konten secara cepat dan sederhana ini yang membuat siaran televisi semakin ditinggalkan secara perlahan. Menurut data yang ada saat ini, televisi memang masih menjadi media utama masyarakat untuk menikmati konten video. Tetapi, durasi antara penonton televisi dan penonton video online ternyata tidak terlalu jauh perbedaannya. Rata-rata penoton televisi menghabiskan waktu 2 jam sehari, sedangkan rata-rata durasi yang dihabiskan untuk menonton video online adalah 1.6 jam sehari. Data ini juga berlaku untuk wilayah Asia Pacific.

Menurut sebuah penelitiahn yang dilakukan oleh Limelight Networks, perubahan kebiasaan dalam mengakses konten ini ternyata terjadi di seluruh dunia. Melalui penelitian ini juga, ternyata terlihat bahwa para penonton sangat mengutamakan konten berkualitas yang bisa diakses secara online.

Ekspektasi penonton yang tinggi harus bisa dipenuhi oleh para penyedia konten. Jika konten yang dihadirkan dirasa kurang memenuhi ekspektasi mereka, maka secara instan acara tersebut akan langsung ditinggalkan oleh para penonton.

Penonton konten video paling banyak hadir dari generasi millennials

Rasanya bukan hal yang mengagetkan bahwa penonton konten video terbanyak saat ini diduduki oleh generasi Millennials. Dari data yang ada, penonton dengan umur 18-25 tahun menonton paling tidak 7 jam 18 menit seminggunya, usia 26-35 sekitar 6 jam 53 menit. Sedangkan usia 60 tahun keatas hanya menonton sekitar 3 jam 46 menit seminggu.

Data dari Limelight Networks juga menunjukkan bahwa penonton sangat mengutamakan pengalaman yang di dapat. Kualtas video yang buruk adalah faktor utama yang paling dibenci penonton. Faktor kedua yang juga dibenci adalah rebuffering, atau jeda yang muncul karena buffer ulang pada saat kita menonton video selanjutnya. 

Dari semua media yang digunakan untuk menonton video, smartphone adalah media yang paling populer, disusul dengan laptop dan komputer. Generasi Millennials ternyata lebih memilih media dengan layar yang lebih kecil karena lebih praktis. 

Saat ini, layanan penyedia konten video berbayar seperti Netflix semakin populer. Penonton mulai rela mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan hiburan. 

Walaupun penonton yang rela berlangganan konten streaming berbayar masih belum terlalu banyak seperti di Amerika atau India, paling tidak kenaikkan secara perlahan ini bisa menjadi sinyal positif dalam mengurangi pembajakan.

Berdasarkan seluruh data diatas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa kecenderungan masyarakat untuk menonton video secara online sejalan dengan kualitas perangkat dan kecepatan internet yang semakin bisa diandalkan. Tantangannya saat ini, apakah perusahaan media konvensional serta perusahaan dengan merek terkenal bisa beradaptasi pada perubahan pola tersebut? atau justru malah tergilas dengan perkembangan teknologi yang cepat? Menarik untuk kita lihat perkembangannya.


Like it? Share with your friends!

0
Share via
2 shares

What's Your Reaction?

LOL LOL
0
LOL
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Takut Takut
0
Takut
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi

One Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Send this to a friend