Dunia Game Indonesia, Dulu dan Sekarang

Perkembangan teknologi yang pesat serta perubahan kebiasaan membuat game di Indonesia menjadi semakin beragam


Image Credit: Sukaon.com

Belakangan ini industri video game tanah air mulai terlihat kemajuannya. Banyak bermunculan developer game lokal yang karyanya dapat ditemukan di berbagai platform. 

Wiradeva Arif, Co-Founder Agate Studio, sebuah game developer yang berbasis di Bandung dan berdiri sejak 2009 menceritakan tentang perkembangan industri game Indonesia dari masa ke masa. Berikut adalah beberapa perubahan yang terjadi pada video game di Indonesia seperti yang dilansir pada Rappler (14/4/17). 

Platform Yang Berubah 

Saat ini para gamer Indonesia lebih memilih game berbasis mobile terutama yang dapat dimainkan di smartphone. Hal ini berbeda ketika dulu mayoritas pecinta game masih terpaku pada online game di komputer dan arcade game yang dapat ditemukan di tempat bermain seperti TimeZone. 

Tahu-Bulat-Featured-1.jpg

Image Credit: ID Tech in Asia

Pilihan Yang Beragam 

Wira juga mengungkapkan bahwa genre dari video game yang ada sekarang, jauh lebih beragam dibandingkan dengan karya anak bangsa sebelum-sebelumnya. Keragaman genre ini membuat game tidak hanya dibuat untuk para penggemarnya saja, tapi juga tersedia untuk berbagai bidang, mulai dari game edukasi hingga yang bertema lokal. 

Juragan Terminal adalah salah satu produk game lokal karya kolaborasi Agate Studio dan pengembang game Tahu Bulat yaitu Own games dengan mengusung kearifan lokal. Game ini sukses diunduh dan dimainkan oleh lebih dari 30 ribu pengguna smartphone. 

Kunci Game Yang Sukses 

Dengan ketersediaan teknologi di Indonesia saat ini, ada beberapa hal yang menjadi kunci sukses sebuah game. Salah satunya adalah ukuran game yang tidak terlalu besar untuk perangkat mobile. Selain karena gamer Indonesia masih sayang kuota, masih banyak juga pengguna smartphone dengan spesifikasi rendah. 

Agate-Studio-2-1.jpg

Image Credit: http://seagamesdirectory.playlab.com

Yang terpenting adalah tingkat engagement dari game tersebut. Dikutip dari Rappler (6/9/17), “Yang sekarang main, besok masih main lagi, berapa persen. Terus 7 hari dia masih main apa enggak, 30 hari dia masih main apa enggak, selalu diukur. Dan gimana caranya semua fitur-fitur yg ada di situ bisa bikin retention-nya makin tinggi,” ujar Wira. 

Membuat game dengan isu yang sedang popular juga seringkali bisa menjadi kunci kesuksesan sebuah game. 

 Bantuan Pemerintah 

Berbeda dengan saat Agate Studio pertama kali berdiri, saat ini pemerintah banyak memberi apresiasi dan bantuan kepada para pengembang game lokal dengan menjadi salah satu bidang yang diperhatikan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Bahkan saat ini sudah terbentuk Asosiasi Game Indonesia. 

“Di Bekraf sekarang salah satunya ada ngomongin game, sebelumnya enggak ada,” ucap Wira.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

LOL LOL
0
LOL
Sedih Sedih
1
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
1
Senang
Takut Takut
0
Takut
Terinspirasi Terinspirasi
6
Terinspirasi

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF

Send this to a friend