Aturan Berpakaian Dalam Bekerja, Masih Layak Diterapkan?

Berpakaian bebas untuk bekerja ternyata terbukti bisa meningkatkan kreatifitas.


0
Share via
4 shares

Menurut sebuah pepatah, jangan pernah menilai sesuatu hanya dari luarnya saja. Walaupun pepatah ini terdengar sangat bagus, tetapi tidak sejalan dengan apa yang terjadi di dalam dunia kerja. Kita sering kali dinilai atau ingin dinilai oleh orang lain melalui bagaimana cara kita merepresentasikan diri.

Dalam dunia kerja, sebuah perusahaan biasanya memberikan aturan berpakain bagi karyawannya. Hal ini bertujuan untuk membangun image profesional perusahaan yang ingin ditampilkan, tidak hanya kepada klien tetapi juga di dalam perusahaan itu sendiri. Hal semacam ini dinilai penting terutama bagi perusahaan yang sering mengirim karyawannya untuk bertemu dengan klien.

Lalu, apakah aturan berpakaian masih relevan jika diterapkan di perusahaan start-up? Ketika kamu berada dalam sebuah lingkungan kerja dimana kenyamanan bekerja lebih diutamakan dibandingkan keseragaman, apakah aturan berpakaian masih berguna?

Facebook saat ini sudah tidak bisa  dikategorikan kembali sebagai start-up. Tetapi, Mark Zuckerberg-lah  salah satu pionir pertama dalam praktek bekerja tanpa menggunakan aturan  berpakain. Seperti yang kita ketahui, Mark selalu terlihat mengenakan  kaos dan jeans sebagai 'seragam' kerjanya. Aturan bebas berpakaian juga  berlaku bagi seluruh karyawan di dalam kantor Facebook. Hal ini ternyata  terbukti sebagai pendekatan yang efektif dan membuat karyawan betah  bekerja lebih lama di kantor dan lebih produktif karena merasa nyaman  dalam bekerja.

Bagi karyawan yang bekerja di perusahaan start-up,  aturan berpakaian yang bebas membuat mereka merasa bisa menjadi diri  sendiri dan membuat lebih kreatif dalam bekerja. Bahkan ada pula yang  mengatakan, pakaian yang lebih santai dianggap lebih praktis terutama  ketika harus berperang dalam padatnya arus di pagi hari ataupun ketika  pekerjaan menuntut kita untuk bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain.

Bagi perusahaan startup kecil dan menengah yang sangat identik dengan image populer, penuh semangat, serta memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk   bebas melakukan apapun yang berdampak baik untuk lingkungan bekerja,   aturan yang terlalu mengekang seperti di kantor besar tentu akan sangat   tidak relevan jika diaplikasikan.

Dalam sebuah artikel yang dirilis oleh Telegraph, para perusahaan saat ini memberikan apresiasi kepada karyawan mereka   salah satunya dengan cara membebaskan aturan pakaian. Hal ini bertujuan untuk membuktikan bahwa perusahaan menghargai identitas setiap karyawannya. Ketika merasa nyaman, para karyawan akan membuat  lingkungan  kerja menjadi lebih kreatif, positif serta penuh motivasi.

Walaupun bebas aturan berpakaian, tentunya tetap ada batasan yang harus dipatuhi. Menggunakan piayama, pakaian olahraga atau pakaian yang terlalu terbuka tentu bukanlah sesuatu yang pantas untuk dikenakan. 

man-relax-couch-study-2.jpg

Dalam berpakaian kasual untuk bekerja, terlihat 'pintar' adalah kunci yang   utama. Pilih pakaian yang pas dengan badan dan mengikuti tren, tapi ingat hindari pakaian yang memiliki banyak lubang sebagai bagian dari   gaya. Satu lagi, jangan pernah menggunakan sandal untuk bekerja!

fashion-man-person-shorts1.jpg

Bagaimanapun, apa yang kamu kenakan dalam bekerja masih mewakili image diri.   Hal ini juga tetap berkaitan erat walaupun di dalam lingkungan yang   santai. Ingatlah bahwa kantor tempat kamu bekerja masih merupakan   lingkungan untuk saling menghormati dan untuk membangun karir. Kamu tentu tidak akan dihargai orang lain jika membicarakan pekerjaan yang serius tapi mengenakan celana pendek dan sendal jepit bukan? Walaupun tampil kasual, tetaplah hargai diri kalian dan orang lain dengan  memilih  pakian yang tepat.

  1. Jadi, Mana Yang Lebih Kamu Suka?

    1. Berpakaian Formal
    2. Berpakaian Kasual
    10 votes
    Share Your Result

Like it? Share with your friends!

0
Share via
4 shares

What's Your Reaction?

LOL LOL
0
LOL
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Takut Takut
0
Takut
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Send this to a friend