Penjual Es Blender Yang Menyelamatkan Lebih Dari 500 Ekor Kucing!

Kucing tak pernah minta untuk dilahirkan, kehadirannya di dunia adalah bagian dari tanggung jawab dan ibadah manusia.


0
Share via
2 shares

sumber gambar: http://banjarmasin.tribunnews.com


Welia Iyah namanya. Di sekitar tempat tinggalnya, Desa Padang Darat RI 1 Nomor 22 Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, banyak sekali kucing terlantar. Hatinya terketuk untuk menyelamatkan mereka walaupun tidak pernah terpikir olehnya untuk memelihara banyak kucing karena pendapatannya sebagai penjual es blender hanya Rp 20-50 ribu per hari. Namun ia tak sampai hati membiarkan kucing-kucing itu menggelandang di jalan. 

Tahun 2010, Welia mulai membawa mereka pulang. Dari satu kucing, sampai belasan kucing berada di rumahnya. Bahkan pernah mencapai 37 ekor kucing sekaligus! Dan untuk memenuhi kebutuhan pakan, Welia memilih ikan puyau seharga Rp 10 ribu/kg dan mengukusnya kemudian mencampur dengan nasi. Ada kalanya keuangan Welia menipis, maka ia akan membeli ikan puyau mati namun belum membusuk. 

Welia juga tidak segan meminta nasi sisa pada tetangga, terlebih jika tetangganya mengadakan hajatan. Bila ia mendapatkan banyak nasi, maka Welia akan mengeringkannya agar awet. Ia cukup mengukus nasi kering tersebut bersama ikan untuk hidangan kucing-kucingnya, yang memiliki jam makan setiap pagi dan sore. Tanpa pernah terlewat. Welia meyakini bahwa rejekinya tidak akan berkurang hanya karena ia memberi makan kucing.

Tak terasa sudah 9 tahun Welia aktif sebagai penyelamat kucing. Lebih dari 500 ekor kucing pernah dirawat oleh Welia. Dan berkat Welia sejumlah kucing mendapatkan adopter, serta kehidupan yang lebih baik. Welia memang terbuka pada siapa saja untuk mengadopsi kucing-kucingnya, namun ia juga tidak memberikan pada orang sembarangan. Hanya penyayang kucing saja yang diperbolehkan mengadopsi.

Meski demikian, tak jarang Welia mendengar komentar dari orang di sekitarnya yang kurang mengenakkan, seperti lebih baik pelihara kambing atau sapi yang menghasilkan ketimbang kucing. Tetapi semua cemoohan itu tak menyurutkan langkah Welia, apalagi ia cukup aktif di komunitas kucing di media sosial. Begitu banyak orang di luar sana, yang jauh darinya, tetapi mendukung Welia sepenuh hati.

Welia berharap suatu hari nanti ia bisa memberi yang lebih baik bagi mereka. Kucing tak pernah minta untuk dilahirkan, kehadirannya di dunia adalah bagian dari tanggung jawab dan ibadah manusia. Welia adalah salah satu yang terpanggil untuk melakukannya.


Like it? Share with your friends!

0
Share via
2 shares

What's Your Reaction?

LOL LOL
0
LOL
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
2
Senang
Takut Takut
0
Takut
Terinspirasi Terinspirasi
1
Terinspirasi

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

andrian

Text Trooper

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Send this to a friend