Munculnya Tinder Dan Sejenisnya Merubah Perilaku Pernikahan, Positifkah?

Saat ini urusan cacri jodoh bahkan bisa diselesaikan melalui aplikasi


Teknologi digital yang semakin dimaksimalkan lewat media smartphone terus membantu kita dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya sekedar urusan transportasi, media sosial, atau hiburan saja, tapi bahkan urusan jodoh sudah bisa diselesaikan melalui teknologi digital.

Pergerakan digital ini sekarang semakin memungkinkan kita untuk menjalin hubungan bahkan dengan orang yang belum pernah kita temui sama sekali. Mungkin bagi orang tua dan sebagian orang, bertemu jodoh melalui dunia maya adalah hal yang absurd. Tapi ternyata hal ini merupakan solusi yang berhasil dan sudah teruji untuk mengurangi tingkat jomblo di Indonesia bahkan di seluruh dunia.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Josue Ortega of the University of Essex and Philipp Hergovich of the University of Vienna, membuktikan bahwa perilaku perkawinan di dunia telah berubah dengan kehadiran platform pencarian jodoh online. Menurut penelitian tersebut, kehadiran platform pencarian jodoh online seperti Tinder ternyata menghadirkan dampak positif dalam sebuah perkawinan.

Jika kita mundur ke beberapa dekade lalu, perkawinan biasanya terjadi melalui hubungan dekat, entah itu pertemanan, kenalan teman, atau pertemenuan lain yang terjadi karena berada di dalam satu pergaulan. Namun hal itu berubah semenjak perkembangan teknologi digital semakin pesat.

Berterima kasihlah kepada teknologi, kemungkinan kita untuk mendapatkan pasangan dari latar belakang yang sangat berbeda jauh bisa memungkinkan untuk terjadi. Bahkan di beberapa negara, platform digital semacam ini telah meningkatkan jumlah perkawinan antar ras, suku, dan bangsa. Hal ini semakin dikuatkan dengan fakta bahwa peningkatan perkawinan antar ras dan suku semakin tinggi semenjak situs Match.com diluncurkan pada tahun 1995.

Mengingat hal ini bukanlah sesuatu yang umum terjadi bahkan sulit diterima di beberapa negara, maka pernikahan dengan latar belakang suku bangsa dan ras yang berbeda adalah sebuah dampak yang sangat baik.

Hal positif lainnya yang juga muncul dari kehadiran platform pencarian jodoh online adalah pernikahan yang ternyata lebih kuat bertahan dari perceraian. Sebenarnya pendapat ini masih agak sulit untuk dibuktikan lebih detail karena masih berada di tahap awal. Tapi kemungkinan yang paling bisa mendukung hasil tersebut dikarenakan platform digital memungkinkan kita untuk bertemu lebih banyak orang dari latar belakang yang jauh lebih beragam.

Artinya, kemungkinan kita untuk menemukan pasangan yang lebih sesuai dan cocok satu sama lain akan lebih mungkin terjadi jika kita memiliki pilihan yang lebih banyak. Inilah fakktor utama kenapa pasangan yang bertemu dari platform digital lebih tahan dari perceraian. 

Sayangnya, penelitian yang masih berada di tahap sangat awal ini belum menunjukan data lain yang lebih jelas.



Tapi apa yang sudah terungkap hingga saat ini, dapat memberikan dampak yang luar biasa untuk penelitian lebih lanjut dan akan semakin memberikan gambaran mengenai dampak teknologi yang secara langsung yang merubah perilaku manusia. Paling tidak, dengan banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan tenologi, kita bisa sedikit lebih tenang mendengar adanya dampak positif yang muncul.



Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

LOL LOL
0
LOL
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Takut Takut
0
Takut
Terinspirasi Terinspirasi
1
Terinspirasi

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF

Send this to a friend