Alasan Kucing Memilih Kepala Pemiliknya Sebagai Tempat Tidur

Perhatikan saja, kucing sering kali tidur dengan kepala menyentuh tubuh atau kepala kucing lain, sebagai ikatan perasaaan antar mereka.


1
Share via
2 shares, 1 point

sumber gambar: https://www.deviantart.com/bloodravens1


Bagi pemilik yang kerap tidur bersama kucing kesayangan, biasanya pernah mengalami si kucing berusaha tidur di bagian kepala. Tak jarang pemilik membiarkannya, dan si pus pun terlelap sampai pagi. Memang tidak semua kucing sih “terobsesi” pada kepala pemiliknya, tapi menurut Marilyn Krieger-seorang konsultan perilaku kucing dari Redwood City, California, kepala adalah bagian menjadi favorit kucing untuk dijadikan tempat tidur. Apa alasan kucing melakukan hal itu?

Kehangatan dan aroma rambut

Kucing membutuhkan suhu tubuh yang stabil, yakni 38 derajat celcius. Mereka akan mencari sumber panas eksternal agar tubuh tidak perlu bekerja keras untuk menjaga kehangatan di kala tidur. Sementara dari beberapa bagian tubuh manusia, kepala adalah bagian terhangat, sehingga memengaruhi keputusan kucing untuk memilih kepala pemiliknya sebagai tempat tidur. Selain itu aroma rambut sang pemilik merupakan pertimbangan kucing berikutnya, yang membuat mereka merasa aman dan terlindungi, juga dicintai.

Pola nokturnal kucing

Kucing tidak memiliki siklus tidur-bangun seperti halnya manusia (nokturnal). Kucing di alam liar harus berburu di malam hari, dan beristirahat dalam jeda perburuan. Meskipun kucing peliharaan tidak lagi melakukan hal tersebut, namun pola hidup bawaan mereka tidak dapat hilang begitu saja. Kucing akan terjaga di sela tidur mereka, dan “berburu” dalam arti meminta makanan. Mereka harus berada di dekat “sumber” makanan mereka, siapa lagi kalau bukan pemiliknya.

Kedekatan emosional

Karena kucing menganggap pemiliknya sebagai sesama kucing, maka cara mereka memperlakukan sang pemilik pun sama seperti pada kucing lain. Perhatikan saja, kucing sering kali tidur dengan kepala menyentuh tubuh atau kepala kucing lain, sebagai ikatan perasaaan antar mereka. Kucing juga “menyapa” dengan membenturkan kepala secara lembut satu sama lain. Jadi tidak salah kan jika mereka juga memilih kepala pemiliknya untuk “mengikat” perasaan? Dan hal itu palling mudah dilakukan oleh kucing saat sang pemilik sedang berbaring.


Like it? Share with your friends!

1
Share via
2 shares, 1 point

What's Your Reaction?

LOL LOL
0
LOL
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
4
Senang
Takut Takut
0
Takut
Terinspirasi Terinspirasi
6
Terinspirasi

2 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

andrian

Text Trooper

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Send this to a friend