Arini Astari, ‘Kartini Digital’ Penggagas Sewa Gaun Online

Impiannya mengenakan gaun yang cantik membuatnya mendirikan usaha penyewaan digital


5
21 shares, 5 points

Pada momen-momen berharga seperti wisuda, ulang tahun, hingga pernikahan, tentu kaum wanita ingin mengenakan busana terbaiknya. Namun tidak jarang pula hal tersebut terhambat oleh budget yang terbatas. Hal ini pula yang dirasakan oleh founder dari penyedia jasa penyewaan gaun online Belsbee, Arini Astari.

Wanita yang akrab disapa Arini ini ingin agar para wanita di luar sana dapat merasakan mengenakan gaun terbaik di momen terindah mereka. Untuk dapat mewujudkan impiannya tersebut, Arini mulai melengkapi koleksi pertamanya dengan membeli gaun-gaun dari para desainer. “Waktu itu kami belum punya nama,” kata dia. 

Tak hanya itu, Arini dan kawan-kawannya juga melihat kesuksesan bisnis sewa gaun online Rent The Runway di Amerika. “Pasti di sini juga banyak wanita yang ingin memakai gaun para perancang terkenal untuk menghadiri berbagai event,” kata Arini Astari, CEO dan pendiri Belsbee.

Bersama pasangannya, Bondan Herumurti, Arini kemudian mendirikan Belsbee yang menawarkan solusi penyewaan gaun dengan harga yang terjangkau untuk berbagai acara seperti wisuda, prom night, bridesmaid, ulang tahun, garden party, pertunangan, pre wedding dan gala dinner. Dengan tagline Rent the dress, own the style“, Kamu dapat bergaya dengan busana premium tanpa harus keluar banyak uang untuk membelinya. Koleksi yang tersedia diantaranya berupa kebaya dan gaun rancangan desainer Indonesia. Biaya sewa yang dipatok oleh Belsbee sekitar 15 persen sampai 20 persen dari harga retail baju. Seperti gaun mewah bertabur Swarovski rancangan Asky Febrianti yang harga retailnya mencapai Rp45 juta, di sini Kamu dapat menyewanya hanya dengan budget Rp1,8 juta. Selain Asky Febrianti, Belsbee juga menyediakan rancangan Patrick Owen, Harry Lam, dan masih banyak lagi. Dari 70 gaun pada awalnya, Arini terus menambah koleksinya hingga kini ada 117 baju karya 17 perancang ternama.

Koleksi gaun Belsbee - blog.belsbee.com

Namun, selain membeli gaun-gaun yang akan disewakan, seiring berjalannya waktu, Arini memilih untuk bekerjasama dengan para desainer dengan menerapkan sistem konsinyasi. Sebagian besar koleksinya merupakan barang konsinyasi.

Hanya, dalam konsep ini, Ia tak bisa menentukan harga sewa sendiri. “Para  desainer itu juga ikut menentukan harga sewa bajunya karena mereka  sering tak tega kalau bajunya dihargai murah,” kata Bondan. Namun,  Belsbee juga mempunyai kisaran harga sewa berkisar 15 – 20 persen dari harga penjualan ritel.

Sebagai timbal balik dari kerjasama ini, Belsbee memberi masukan kepada desainer tentang rancangannya. Sebab, selain sebagai tempat sewa, rental gaun ini  bisa menjadi perantara bagi desainer, terutama desainer baru, untuk membaca pasar atau minat konsumen.

Media sosial, seperti Path, Instagram dan Facebook, juga menjadi pendongkrak bisnis ini. “Sebagian wanita tak mau tampil dengan baju yang sama di  foto. Industri ini bakal besar meski sekarang masih belum banyak yang menerima ide sewa gaun ini,” kata Arini.

Arini saat wisuda

Selain melayani pelanggan secara langsung di outlet Belsbee di Jl. Dr. Saharjo No. 41 Manggarai, mereka  juga menyediakan cara pemesanan lewat internet melalui website www.belsbee.com yang akan memudahkanmu melakukan transaksi di Belsbee. Proses penyewaannya sangat mudah. Pilih gaun favorit kamu di situs  Belsbee dan kamu pun siap tampil elegan dalam balutan gaun desainer.

Mengalami  kesulitan dalam mengikuti prosesnya? Klik menu chat di kanan bawah dan kamu pun dapat berkonsultasi dengan personal stylist dari Belsbee. Untuk pengembalian, kurir Belsbee akan mengambil langsung jika kamu berada di area Jakarta dan Tangerang, sedangkan untuk di luar kota menggunakan JNE YES atau TIKI ONS. Tidak perlu pusing mencuci gaunnya, karena proses  dry clean akan ditanggung pihak Belsbee. 

Bukan hanya mendirikan kantor dan outlet Belsbee, Arini juga membuat website sekaligus platform digital penyewaan  gaunnya sendiri. Karena dibalik paras cantiknya, ternyata ibu satu anak  ini juga lulusan Fakultas Ilmu Komputer di Universitas Indonesia, lho!

Itu  adalah sedikit cerita perjuangan salah satu ‘Kartini Digital’  Indonesia. Wanita muda penuh karya yang mengembangkan wirausahanya dengan bisnis digital. Sekarang, giliran kamu untuk menggali potensimu dan mencari ide-ide baru untuk memulai langkah besar di era digital ini. Semangat!


Like it? Share with your friends!

5
21 shares, 5 points

What's Your Reaction?

LOL LOL
0
LOL
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
2
Senang
Takut Takut
0
Takut
Terinspirasi Terinspirasi
12
Terinspirasi

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF

Send this to a friend