Prof.Dr.Adiwijaya: Kebangkitan Nasional Melalui Pembangunan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas

Mari bangkit untuk membangun generasi unggul dan berkontribusi positif untuk Bangsa Indonesia.


1
21 shares, 1 point

Dalam rangka memperingati hari Kebangkitan Nasional, Rektor Telkom University Prof. Dr. Adiwijaya mengajak kita selaku masyarakat Indonesia khususnya generasi muda untuk menjadi pribadi yang unggul  menuju Indonesia Emas.

Salah satu tantangan yang muncul dalam laporan World Economic Forum terkait dengan daya saing global (2019) yaitu pentingnya keseimbangan antara integrasi teknologi dan sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan produktivitas. Sumber daya manusia merupakan faktor kunci dalam menghadapi perkembangan teknologi. Proses pembentukan SDM yang memiliki kualitas terbaik serta berdaya saing tinggi yang mampu menghadapi  persaingan global menjadi modal dasar yang harus diutamakan. Generasi dan masyarakat yang mampu menyelaraskan antara kemajuan teknologi dengan penyelesaian masalah sosial melalui system yang terintegrasi menjadi inti dalam Society 5.0 atau masyarakat 5.0.  Pengembangan dan pemanfaatan teknologi harus berorientasi pada kebutuhan manusia (Human-centered Technology).

Perubahan yang sangat cepat dan persaingan yang sangat ketat  menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi  ditengah era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity dan Ambiguity). Diperlukan kemampuan untuk meningkatkan kapasitas diri untuk menjadi manusia yang lebih adaptif dan handal agar bisa bertahan serta mampu memberikan kontribusi untuk bangsa ini.

Kondisi ini disadari betul  oleh banyak instansi, bahwa untuk menjaga keberlanjutan usahanya diperlukan upaya untuk menciptakan budaya (culture) positif bagi para pegawainya. Namun demikian, terkadang “gagal fokus” karena budaya hanya dipandang sebagai pengetahuan tambahan. Sebaik apapun strategi, jika tidak didukung budaya kerja dari para pegawainya maka instansi tersebut akan mengalami kesulitan dalam menjaga keberlanjutan usahanya. Dalam kehidupan berbudaya dan bermasyarakat, kebiasaan seseorang (habit) merupakan  tindakan individu yang dilakukan secara terus menerus, sedangkan budaya (culture) adalah kebiasaan yang menjadi ciri suatu masyarakat dalam lingkungan tertentu. Kebiasaan seseorang (habit)  akan  mempengaruhi dirinya, dan terus akan mempengaruhi lingkungan yang lebih besar, sehingga akhirnya menjadi budaya suatu masyarakat bahkan suatu bangsa. 

Kemajuan suatu bangsa  sangat bergantung dari kebiasaan individu-individu di dalamnya dan budaya dari masyarakatnya. Membangun budaya yang baik dari suatu bangsa adalah syarat cukup untuk membangun peradaban yang berkelanjutan dari bangsa tersebut. Dengan demikian, untuk menuju ke arah tersebut, kebiasaan setiap individu di dalamnya harus dipupuk ke arah yang lebih baik.  

Di masa pandemi COVID-19 telah memaksa sebagian besar dari kita ke dalam isolasi dan mendefinisikan kembali "kondisi normal" dalam kehidupan pribadi dan pekerjaan. Sebagian besar dari kita bekerja dari rumah, hal ini membawa tantangan baru dalam menjaga kehidupan kerja kita berbeda dari kehidupan pribadi kita. Dengan kondisi sekarang ini, mungkin akan menjadi kebiasaan (habit) pada masa mendatang, paska pandemic. Efek pandemi terkadang bisa membuat kita kehilangan motivasi. Padahal bekal kemampuan dan motivasi yang tinggi akan dapat melahirkan berbagai peluang untuk kita. Peluang ini tak layak ditunggu, namun harus diburu dan diciptakan. Saat ini, banyak orang beranggapan bahwa kita harus menghindari suatu masalah, padahal dari setiap masalah selalu ada peluang yang bisa manfaatkan dan memberikan kontribusi positif yang dampaknya tidak hanya untuk diri sendiri bahkan juga untuk orang lain. Setelah masa pandemi berakhir, akan sangat banyak bermunculan peluang usaha baru, yang kemungkinan belum terpikirkan sebelumnya. Karena itu, memaksimalkan kombinasi dari kemampuan, motivasi dan pemanfaatan peluang merupakan kebiasaan yang signifikan dalam membentuk budaya yang baik.

Untuk menciptakan budaya yang baik maka dibutuhkan peningkatan kapasitas diri sendiri, kita perlu melakukan continuous quality improvement (peningkatan kualitas diri secara berkelanjutan). Perlu disadari, bahwa dalam diri kita ini selalu ada room for improvement. Apabila kita menelisik diri kita masing-masing pasti selalu ada kesempatan untuk berintrospeksi dan memperbaiki diri (muhasabah). Kita seyogyanya bisa melakukan introspeksi (evaluasi diri) dan melakukan pengukuran terhadap performansi kinerja masing-masing.  Kenapa hal tersebut penting? Karena kita tidak akan pernah bisa melakukan peningkatan kualitas apabila kita tidak pernah tahu ukuran kualitas diri kita masing-masing. Dengan melakukan dua hal ini, Self Evaluation dan Performance Measurement, kedepan kita akan bisa melakukan Continuous Quality Improvement untuk diri kita masing-masing, sehingga kapasitas kita meningkat.

Harapannya, dengan  peningkatan kapasitas diri akan menghasilkan  nilai (value) yang baik untuk bangsa ini. Bagaimana caranya membangun budaya sehingga bisa memberikan dampak (value) yang besar? Yang pertama, perlu adanya self awareness dari kita sehingga kita menjadi pelaku perubahan itu sendiri. Karena perubahan adalah satu hal yang pasti, jika tidak bisa menyesuaikannya kita akan tergilas oleh perubahan itu sendiri. Menjadi pelaku perubahan artinya setiap individu tak cukup merasa terinspirasi dari suatu kejadian atau pembicaraan, tetapi juga harus berusaha bagaimana selanjutnya bisa menginspirasi lingkungan disekitarnya. Yang kedua, kita perlu menguatkan sikap adaptive dan passionate dalam menjalankan atau menghadapi kondisi suatu keadaan apapun. Di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian dan tidak berpola ini, proses adaptasi dan pantang menyerah dari suatu keadaan ini merupakan suatu keniscayaan. Kebiasaan untuk senantiasa memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan adalah sesuatu  yang tidak bisa ditawar. Yang terakhir, perlu disadari bahwa kolaborasi sangat diperlukan saat ini. Dengan kompleksitas permasalahan yang tinggi, kita memerlukan seluas-luasnya sudut pandang. Karena kolaborasi dengan lingkungan sekitar sangat diperlukan sehingga kontribusi kita bisa maksimal untuk lingkungan. Satu faktor penting dalam kolaborasi adalah kemampuan komunikasi. Seharusnya komunikasi bisa melahirkan suatu komitmen bersama. Jika tidak bisa menjadi komitmen justru akan mengancam ataupun merusak kesempatan-kesempatan yang sudah datang. 

Hasil transformasi dari budaya menjadi suatu yang bernilai (Culture to Value), salah satunya  ditunjukkan dalam bentuk Service Excellence. Proses melengkapi sudut pandang sangatlah penting untuk menciptakan service excellence. Jangan hanya memikirkan diri sendiri, namun juga perhatikan orang lain sehingga mendapatkan manfaat yang lebih besar.

Sustainability (keberlanjutan) menjadi penting dimasa sekarang bagi  instansi termasuk dunia pendidikan karena kepuasan para pemangku kepentingan menjadi poin yang sangat penting. Untuk menggapai kepuasan seluruh pemangku kepentingan, kita harus mampu berkreativitas, berinovasi dan bertransformasi dengan baik sehingga dapat melahirkan budaya kerja yang dampaknya tak hanya untuk diri sendiri atau lingkungannya, bahkan lebih jauh adalah untuk bangsa ini. Indonesia harus menghasilkan SDM dan generasi yang unggul, maka dengan Semangat Kebangkitan Nasional di era pandemi ini akan melekat di dada dan menjadi penguat bagi seluruh elemen masyarakat. Mari bangkit dengan senantiasa berkolaborasi dan saling menginspirasi. Mari bangkit untuk membangun generasi unggul dan berkontribusi positif untuk negeri kita, Bangsa Indonesia.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional !

(Ditulis oleh: Prof.Dr. Adiwijaya, Rektor Telkom University)

Sumber Gambar: https://www.instagram.com/telkomuniversity


Like it? Share with your friends!

1
21 shares, 1 point

What's Your Reaction?

LOL LOL
0
LOL
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Takut Takut
0
Takut
Terinspirasi Terinspirasi
1
Terinspirasi

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF

Send this to a friend