Pertajam Potensi Non Kompetensi Jika Tidak Ingin Tergilas Perkembangan Zaman!

Tidak ada perkejaan yang aman di dunia ini


2
9 shares, 2 points

Apakah mempertajam kompetensi yang selama ini tidak kita prioritaskan untuk dikembangkan itu perlu? 

Ketika  kita sedang fokus pada satu bidang, apakah kita tetap perlu untuk  belajar kompetensi lainnya? Selama ini saya sangat focus dan passion pada bidang pembuatan program televisi, seiring berjalannya waktu sangat semakin menguasai dunia TV production dan karirpun berkembang  dengan pesat. Pada usia relatif muda saya sudah menduduki posisi cukup  tinggi pada sebuah televisi nasional.

Pada  saat itu apakah saya harus belajar bidang lain? Bukankan itu akan  mengurangi fokus saya pada bidang yang saya suka dan tekuni? 

Coba bayangkan posisi Executive Produser pada  5 atau 10 tahun ke depan, jika kita hanya fokus pada bidang produksi  program televisi, apakah televisi masih akan terus menjadi pilihan  masyarakat untuk menikmati program acara hiburan, berita maupun acara  lainnya? Jika tren masyarakat beralih pada Video Online, apakah yang harus dilakukan oleh seorang TV Executive Producer? Apa yang harus disiapkan seiring perubahan permintaan dari konsumen? 

Konsumen lebih menyukai program dengan durasi singkat yang bisa dinikmati kapan  saja sesuai dengan ketersediaan waktu mereka. Konsumen hanya akan  memilih program yang mereka butuhkan dan suka. 

Pada era digital seperti ini, ada banyak  fungsi pekerjaan yang sudah mulai digantikan oleh mesin ataupun sudah  terjadi pergeseran perilaku masyarakat. Di beberapa restoran di salah  satu pusat perbelanjaan, kita cukup memesan lewat gadget yang disedikan di setiap meja. Tinggal submit pilihan menu, tunggu sebentar dan makanan segera diantarkan oleh mesin yang bentuknya unik seperti lokomotif. 

Dengan demikian restoran tersebut hanya membutuhkan juru masak di belakang  karena fungsi pramuniaga sudah tergantikan oleh teknologi. Bukan bermaksud menakuti-nakuti, tetap hal tersebut adalah konsekuensi dari  kemanjuan teknologi dan sebaiknya kita bersiap siap. 

Apapun pekerjaan dan jabatan anda sekarang, tidak ada yang dapat menjamin bahwa pekerjaan tersebut akan terus ada dimasa depan. Contoh  lainnya : 

  • Teller bank yang mungkin akan kehilangan pekerjaan karena pelanggan lebih suka ke ATM?
  • Lulusan Teknik Perminyakan yang kebingungan cari kerja karena krisis di industri oil and gas
  • Operator Telepon Taxi yang akan kehilangan pekerjaan karena pelanggan akan menggunakan aplikasi online
  • Insinyur Kimia di Kodak yang kehilangan pekerjaan karena tidak banyak lagi yang mencetak foto

Pekerjaan apapun selalu memiliki resiko bahwa ternyata suatu saat menjadi tidak relevant lagi.

Kita tidak bisa lagi hanya menekuni satu  bidang saja. Karena kita tidak tahu apakah bidang yang kita tekuni akan  terus menerus diperlukan di masa depan! Jadi bagaimana dong?

Berarti kita tetap harus perform maximal di pekerjaan kita sekarang sambil mempersiapkan kompetensi kedua untuk masa depan.

Cobalah untuk melakukan lima langkah di bawah ini:

  1. 1 Selalu Pertajam Kompetensi Yang Sudah Kita Miliki

    Persaingan tidak akan pernah berhenti. Memeberikan yang terbaik dari yang kita miliki adalah sebuah tuntutan. Terus belajar dan tingkatkan kompetensi di bidang yang sekarang kita tekuni diamana kita mencari  nafkah. Belajar bisa dari mana saja, buku, majalah, cari orang yang bisa menjadi coach atau mentor, dan cari pekerjaan di kantor (short  assignment) yang akan membuat anda bertambah kompetensinya.

  2. 2 Cari Tahu Potensimu Yang Masih Tersembunyi

    Belum tentu kita sudah mengeluarkan semua potensi dari dalam yang mungkin masih bisa kita kembangkan. Terkadang karena belum/jarang kita pergunakan, secara perlahan kita  meguburkan potensi luar biasa tersebut. Saya dulu lama pada bidang HR, ternyata saya berpotensi juga untuk bidang service, bahkan  kondisi fisik saya tenyata lebih kuat dari yang pernah saya bayangkan. Saya tidak pernah menyangkan bahwa bisa berlari sampai 5 km yang  sebelumnya tidak pernah terpikirkan bisa lakukan.

    Cari bidang lain yang sesuai dengan passion anda, dan belum pernah anda kembangkan selama ini.

  3. 3 Cari Teman. Komunitas, Coach, Atau Mentor

    Memulai untuk belajar sesuatu yang baru bisa dilakukan sendiri. Namun dengan bergabung pada sebuah komunitas yang mempunyai tekertarikan yang  sama akan sangat membantu. Dengan saling bertukar pikiran atau pengetahuan dengan orang yang lebih senior, kita bisa belajar lebih  banyak dan lebih cepat untuk menguasai sesuatu.

  4. 4 Read, Observe and Learn

    Biasakan untuk selalu membaca dan mengikuti tren.  Perhatikan bidang serta industry apa yang akan terdesak oleh pergantian zaman, serta bidang dan industry mana yang akan semakin  berjaya di masa depan.

    Semakin cepat anda tahu semakin baik!

  5. 5 Siapkan Karir Kedepan

    Selalu siapkan dirimu untuk berganti  karir atau berganti perusahaan. Tidak ada yang pasti dalam karirmu  apalagi saat ini perkembangan terjadi sangat cepat.

    You are not married to your job. You are not married to your company.

    Be prepared!


Like it? Share with your friends!

2
9 shares, 2 points

What's Your Reaction?

LOL LOL
0
LOL
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
1
Senang
Takut Takut
0
Takut
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

meytheresia

Toddler

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF

Send this to a friend