Sumber Gambar: https://fitrianiudehnulis.wordpress.com/2017/06/11/indicinema-bandung-ajang-apresiasi-karya-sineas-lokal/
Film komersil hanya diputar di bioskop saja. Hal ini menimbulkan kesenjangan untuk mengakses film sebagai media edukasi dan hiburan di kalangan masyarakat. Terutama bagi masyarakat awam yang berada di daerah. Seiring dengan perkembangan jaman, kemudian lahirnya yang namanya Film Indie. Banyak film Indie Indonesia yang bisa diakses masyarakat. Baik melalui platform khusus ataupun melalui ruang alternatif.
Indie Cinema Bandung merupakan bioskop alternatif yang digagas oleh Komunitas Ruang Film Bandung (RFB). Dimana kegiatannya berpusat di Gedung Balemotekar Unpad lt.3 Jl. Banda no. 42 Kota Bandung. Setiap hari Rabu – Minggu Indie Cinema Bandung konsisten memutarkan film Indie dari perfilman Indonesia. Bahkan beberapa kali sempat memutarkan film Indie Internasional.
Berawal dari kegelisahan para founder melihat di daerah rural masih belum tercover bioskop maka dibuatlah indicinema dengan visi menghadirkan layar di daerah rural. Indicinema di gagas oleh Andriyansyah & Ilma Indriasri selaku Founder, dan Bagus Suryo selaku CEO. Dengan harga tiket masuk murah-meriah sebesar Rp 10.000 - Rp 15.000.
Target pasar Indicinema Bandung adalah anak sekolah, anak kuliah, komunitas, dan orang tua. Indiecinema sedang dalam inkubasi BINUS Inkubator. Dalam mengembangkan Indicinema, pastinya tak lepas dari berbagai hambatan yaitu salah satunya yaitu kurangnya minat penonton jika filmnya tidak terlalu bagus, dan technical saat pemutaran. Startup ini ingin semakin berkembang hingga mempunyai website dan memiliki 200 mitra di daerah-daerah rural.
0 Comments