Gesits: Motor Listrik Ramah Lingkungan Harapan Indonesia

Gesits adalah pionir yang akan memicu industri kendaraan ramah lingkungan di Indonesia


Pada gelaran Indonesia Startup Summit 2019 (10/04/2019) kemarin, Menteri Ristekdikti, Mohamad Nasir menjadi perhatian karena masuk ke area hall menggunakan motor listrik Gesits. Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa Gesits sudah menjadi proyek yang menjadi perhatian cukup besar selama beberapa tahun terakhir. Namun pada gelaran ISS kemarin akhirnya diumumkan bahwa Gesits akan muncul di IIMS lengkap dengan semua informasi dan harganya.

Dibuat oleh Institut Sepuluh Nopember (ITS) yang bekerja sama dengan Garasindo pada tahun 2015, Gesits atau Garasindo Electric Scooter ITS dibuat dengan tujuan untuk mewujudkan Indonesia mandiri di sektor transportasi, teknologi, dan industri. 

Kehadiran Gesits dan dampaknya kepada Indonesia

Prototype pertama motor listrik Gesits pertama kali hadir di tahun 2016. Dukungan dari pemerintah juga muncul dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan Kementerian ESDM yang menganggap bahwa motor ini bisa menjadi solusi transportasi yang ramah lingkungan dan siap untuk menghadapi era globalisasi. Dukungan dua Kementerian ini juga akhirnya melahirkan sebuah perjanjian kerja sama untuk produksi, pemasaran, serta operasional yang dimediasi oleh Kemenristekdikti, antara Akademisi-Pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan swasta.

Produksi motor Gesits saat ini dilakukan sepenuhnya di Indonesia dengan hasil kerja sama beberapa pihak. Para pihak yang terkait dalam produksi diantaranya adalah PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi (WIKON), PT. Pindad (Persero), PT. Gesits Technologies Indo (GTI), Pertamina (Persero), hingga PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) yang diwakili Telkomsel. Untuk saat ini, produksi dilakukan di Cileungsi, Bogor dan dikelola oleh PT. Wijaya Manufakturing (PT. WIMA).

Menurut informasi yang didapatkan pada saat Gesits dipamerkan di ISS, untuk masa pengisian daya yang dibutuhkan kira-kira 3-5 jam. Pada saat keadaan terisi penuh, Gesits dapat menempuh jarak maksimal hinggal 50 Km. Pengisian daya juga bisa dilakukan langsung melalui stop kontak biasa yang ada di rumah. Namun untuk kepastian spesifikasi, lama pengisian, dan fitur lainnya akan diungkap lebih jelas pada saat dirilis nantinya.

Kebijakan ramah lingkungan

Sumber daya alam yang semakin menipis menjadi fokus utama pemerintah Indonesia bahkan dunia. Pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) juga semakin dikembangkan untuk masa depan yang lebih baik. Sejalan dengan hal ini juga, kendaraan listrik dan juga hybrid dipermudah dalam proses investasi dan pengembangannya di Indonesia melalui berbagai peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian ESDM . 

Fasilitas pendukung seperti Stasiun Pengisian Listrik juga akan disediakan agar masyarakat semakin mudah ketika kendaraan listrik semakin banyak. Energi terbarukan adalah alternatif yang murah dan lebih ramah lingkungan. Diharapkan, dengan dukungan pemerintah, investasi yang mudah, energi yang murah, dan kendaraan listrik yang bisa dimiliki oleh semua lapisan masyarakat akan berdampak pada pemerataan ekonomi (keadilan sosial) dan bumi yang semakin nyaman untuk untuk anak cucu di masa depan.


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

LOL LOL
0
LOL
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Takut Takut
0
Takut
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi

One Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF

Send this to a friend